Minggu, 19 Juli 2026

Lucky Hakim Angkat Bicara Usai Ditegur Dedi Mulyadi Liburan ke Jepang Tanpa Izin

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 8 April 2025 | 16:35 WIB
usai viral ditegur Dedi Mulyadi, Lucky Hakim jelaskan soal liburan ke Jepang (Instagram @luckyhakimofficial)
usai viral ditegur Dedi Mulyadi, Lucky Hakim jelaskan soal liburan ke Jepang (Instagram @luckyhakimofficial)

PORTALOKA.ID - Bupati Indramayu, Lucky Hakim angkat bicara usai dirinya kedapatan liburan ke Jepang tanpa izin dari Kemendagri.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan ulang postingan momen liburan Lucky dalam Instagram pribadi sang Bupati Indramayu, @luckyhakimofficial, pada Minggu, 6 April 2025.

Dedi menyayangkan Lucky yang berlibur ke Jepang itu bersamaan saat momen libur Lebaran 2025 yang dapat dimanfaatkan sang bupati untuk berbaur dengan masyarakat.

"Betul bahwa itu adalah hak pribadi, setiap orang boleh berlibur apalagi di hari libur dan cuti lebaran," ujar Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadiofficial, pada Senin, 7 April 2025.

Baca Juga: Tak Main-Main! Lucky Hakim Bisa Kena Sanksi Diberhentikan sebagai Bupati Indramayu karena Liburan ke Jepang Tanpa Izin Dedi Mulyadi

Terkini, Lucky Hakim menjelaskan kepergian ke Jepang sudah jadi rencana sejak tahun sebelumnya.

Artis sekaligus Bupati Indramayu itu bercerita terkait dirinya yang setiap hari tidak ada di rumah, dan jarang berlibur bersama keluarga selama kampanye Pilkada 2024.

"Pas kampanye kan saya pergi terus setiap hari tanpa ada di rumah, nggak pernah sama anak, nggak pernah sama keluarga," ungkap Lucky usai memimpin apel pagi di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Selasa, 8 April 2025.

"Nanti setelah terpilih, cuti terus pergi ke luar negeri," tambahnya.

Baca Juga: Begini Respons Terbaru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai Viral Tegur Bupati Indramayu Lucky Hakim di Medsos

Lucky kemudian menuturkan, rencana liburan ke Jepang itu sebenarnya telah disusun sejak Desember 2024 lalu.

Tanggal pembelian tiket pun dimulai dari tanggal 2 April hingga 11 April. Namun, upaya perizinan yang ditempuh melalui sistem tertolak.

Hal itu lantaran sudah masuk masa 14 hari kerja. Lucky mengaku keliru mengartikan perhitungan hari kerja.

"Oh hari kerja nya. Ya udah saya ubah saja tiketnya pulangnya tanggal 6 malam jadi sampai sini tanggal 7," tutur Lucky.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X