Baca Juga: Buntut Viral BBM Pertalite Diduga Tercampur Air, SPBU Trucuk Klaten Dipasangi Garis Polisi
Mediasi yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB itu akhirnya menghasilkan kesepakatan antara pihak pengelola Umbul Kemanten dan korban.
Korban menerima penggantian sebagian nilai helm dan sepakat tidak mempermasalahkan kejadian tersebut lebih lanjut.
“Kami bertindak sebagai fasilitator agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak menimbulkan keresahan."
"Setelah tercapai kesepakatan, kedua pihak menandatangani pernyataan damai,” ucap AKP Nyoto.
Baca Juga: Viral Video Diduga BBM Campur Air di SPBU Trucuk Klaten, Mobil dan Motor Mogok
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengelola tempat wisata, khususnya di wilayah Polanharjo, agar lebih meningkatkan pengawasan di area parkir.
Selain itu juga harus memastikan sistem keamanan, seperti CCTV, berfungsi optimal untuk mencegah kejadian serupa.
Dengan selesainya mediasi tersebut, situasi di Umbul Kemanten kembali kondusif.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan di kawasan wisata demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung. ***
Artikel Terkait
Wanita 42 Tahun di Bandar Lampung Nekat Jual Sabu di Rumahnya untuk Modal Nikah, Pacarnya Masih Buron
Prabowo akan Buka 80.000 Koperasi di Tiap Desa dengan Cold Storage untuk Simpan Hasil Pangan
Pengacara Lisa Mariana Ungkap Kronologi Pertemuan Awal Kliennya dengan Ridwan Kamil, Klaim Sempat Habiskan Waktu 3 Hari Bersama di Palembang
MenPAN RB Minta PPK Lakukan Pengawasan Terhadap ASN pada Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran: Beri Sanksi Kalau Tidak Masuk Tanpa Keterangan
Begini Respons Prabowo saat Ditanya Terkait Demo dan Revisi UU TNI: Biasa Aja!