PORTALOKA.ID - Kabar penting bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan peserta PPG PAI tidak dipungut biaya.
Sebab menurut Kemenag seluruh biaya PPG PAI ditanggung oleh pemerintah.
Hal itu dingkapkan Direktur PAI, M. Munir.
Baca Juga: Go Global! UMKM Minyak Telon Lokal Binaan BRI Sukses Tembus Pasar Mancanegara
Munir menjelaskan bahwa biaya PPG untuk 21.807 peserta ditanggung oleh APBN dan APBD.
Pembiayaan dibagi menjadi dua yakni 80 persen ditanggung APBN, dan 20 persen oleh APBD.
"Dengan demikian, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi apapun untuk mengikuti program ini," tegas M Munir dalam keterangannya, dikutip Portaloka.id, Sabtu, 5 April 2025.
Munir mengimbau para peserta dan calon peserta tidak terjebak oleh ajakan-oknum yang meminta pembayaran dalam bentuk apapun dengan alasan biaya PPG.
Hal ini jelas bertentangan dengan peraturan yang ada dan bisa menciderai semangat pemerintah dalam menyukseskan sertifikasi guru PAI di Indonesia.
"Jangan ada yang tertipu dengan ajakan untuk membayar biaya PPG PAI Kemenag. Semua biaya ditanggung oleh pemerintah," jelasnya.
"Jika ada oknum yang meminta biaya dari guru PAI peserta atau calon peserta PPG, silahkan laporkan ke kami!," sambungnya.
Munir juga mengajak organisasi guru, baik asosiasi, kelompok kerja, maupun musyawarah guru, untuk ikut mendukung proses PPG ini agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Artikel Terkait
Resep Soto Ayam Khas Lamongan Lengkap dengan Koya Gurih, Cocok untuk Sarapan atau Ide Jualan
MenPAN RB Perpanjang WFA Bagi ASN Setelah Libur Lebaran, Catat Waktunya!
Guru Silat di Purwantoro Wonogiri Cabuli Belasan Murid Sejak 2023, Polisi Ungkap Modusnya
Dugaan Aksi Pelecehan di Pantai Alam Indah Tegal Berakhir Damai, Pelaku Sempat Diamankan Massa
Lansia di Kemangkon Purbalingga Ditemukan Meninggal di Atap Rumahnya, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematiannya
ASEAN Kompak Hadapi Trump! Prabowo Bahas Langkah Respons AS bareng Malaysia, Singapura, Filipina, dan Brunei