4. Korban Sering Pergi Tanpa Pamit
Sarjoko bilang, anak korban mengaku sang ibu meninggalkan rumah sejak 22 Maret 2025.
Kesehariannya, korban sering pergi tanpa pamit dengan keluarga.
"Yang bersangkutan ini tidak berpamitan, memang kadang pergi tanpa pamit. Untuk perginya sejak 22 Maret," ucap Sarjoko.
Hingga akhirnya ditemukan tewas di Sungai Progo.
Diakui anak korban, ciri-ciri mayat wanita yang mengenakan perhiasan sama seperti milik sang ibunda.
"Untuk anak almarhum meyakini bahwa korban adalah ibunya lewat gelang di tangan kanan dan cincin di jari manis sisi kiri," jelasnya.
Itulah deretan fakta penemuan mayat wanita mengapung di Sungai Progo Yogyakarta.***
Artikel Terkait
4 Fakta Mobil Terbakar di Sleman Yogyakarta, Milik Pemudik hingga Berakhir Diangkut Towing
4 Fakta Kecelakaan Motor Vs Mobil Jalan Gading-Gedangsari Gunungkidul Yogyakarta, Polisi Meninggal Dunia hingga Diduga Kelalaian Korban
Ciri-ciri Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Sungai Progo Yogyakarta, Masih Kenakan Emas
Toyota Calya Tabrak Pohon Beringin Dekat Masjid Gede Kauman Yogyakarta, 1 Orang Pengunjung Terluka
Lebaran Idul Fitri 2025 Hari Ketiga Pengguna Commuter Line di Wilayah VI Yogyakarta Tembus 287 Ribu
4 Fakta Kecelakaan Mobil Tabrak Pohon Beringin di Masjid Gede Kauman Yogyakarta, Pengunjung Asal Gresik Penikmat Lesehan Jadi Korban
Diduga Kurang Penerangan, Pemotor Tabrak Mobil yang Hendak Putar Balik di Banguntapan Bantul Yogyakarta
5 Fakta Kecelakaan Motor Tabrak Mobil Putar Balik di Bantul Yogyakarta, Gegara Jalan Gelap hingga Pemotor Terluka
TERUNGKAP Identitas Mayat Wanita Mengapung di Sungai Progo Yogyakarta, Ternyata Warga Magelang
Pecahkan Kaca untuk Selamatkan Balita Terkunci dalam Mobil di Sleman Yogyakarta, Petugas Damkar Terluka