Baca Juga: Viral, Wali Kota Bekasi Ketahuan Ngungsi ke Hotel saat Warganya Kebanjiran, Begini Pengakuannya
"Makanya tentu ada hal-hal yang lebih baik lagi. Supaya ini saja, supaya prosesnya pasti kan lebih aman. Tidak ada pengen pesan bermewah-mewahan," pungkasnya.
Teguran Gubernur Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, yang diketahui menginap di hotel ketika warga Bekasi tengah menghadapi bencana banjir.
Dedi menegaskan bahwa pejabat dan keluarganya seharusnya hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah.
Menurut Dedi, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi, Wiwiek seharusnya menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Baca Juga: 11 Kasus yang Menjerat Nikita Mirzani, Artis Kontroversial yang Dicap Kebal Hukum
Ia pun berencana memberikan teguran kepada Wiwiek dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
"Sebagai gubernur bisa melakukan pembinaan berupa teguran. Melalui media ini saya sampaikan teguran pada istri Wali Kota Bekasi untuk mengubah sikapnya karena dipilih oleh masyarakat untuk melayani," ujarnya.
Dedi menambahkan bahwa peran Ketua Tim Penggerak PKK sangat penting dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat, termasuk dalam situasi darurat seperti banjir.
"Termasuk istrinya harus melayani masyarakat, apalagi istrinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK yang harus jadi garda terdepan menyelesaikan problem masyarakat dari kekurangan gizi sampai kebanjiran," tutupnya.***
Artikel Terkait
Resep Sambal Teri Pete, Menu Sahur dan Buka Puasa yang Bikin Boros Nasi, Rasanya Gurih Sedap
Hore! Libur Lebaran untuk Anak Sekolah Maju 5 Hari Jadi 21 Maret 2025, Ini Jadwal Lengkapnya
Asep Agus Sriyanto alias Asep Guung Cocok Jadi Wakil Bupati Ciamis Dampingi Herdiat Sunarya
Deretan Kasus Nikita Mirzani, Artis yang Disebut-sebut Kebal Hukum, Kini Ditahan di Balik Jeruji Besi
Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda sampai 2026? Begini Penjelasan MenPAN RB Rini Widyantini
Ini 3 Pesan Direktur GTK Kemenag untuk Percepat Pencairan TPG Guru Madrasah 2025, Cair Akhir Maret?