Minggu, 19 Juli 2026

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret, Pemerintah Kapan? BRIN Sebut Kemungkinan Terjadi Perbedaan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 28 Februari 2025 | 17:28 WIB
Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin menyebut ada potensi perbedaan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dengan pemerintah (Kemenag DKI Jakarta)
Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin menyebut ada potensi perbedaan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dengan pemerintah (Kemenag DKI Jakarta)

PORTALOKA.ID - Umat Islam tak lama lagi akan memasuki bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Di Indonesia, awal Ramadhan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam sidang isbat akan diputuskan kapan jatuhnya 1 Ramadhan berdasarkan hasil hisab dan rukyat.

Namun demikian, tidak semua umat Islam di Indonesia bergantung kepada keputusan pemerintah.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Berikut Niat Mandi Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Keutamaan dan Tata Caranya

Salah satu ormas Islam terbesar Indonesia yaitu Muhammadiyah punya ketentuan sendiri dalam memutuskan awal Ramadhan.

Begitu juga dengan tahun ini, Muhammadiyah sudah mengumumkan awal puasa Ramadhan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0/E/2025.

Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, dengan hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat, awal Ramadhan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Menurut perhitungan Muhammadiyah, hilal sudah nampak saat matahari terbenam pada Jumat, 28 Februari 2025.

Baca Juga: Kapan Awal Puasa 2025? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1446 H, Link Klik di Sini

Ada Potensi Terjadi Perbedaan Awal Ramadhan

Adanya perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan bukan hal baru di Indonesia.

Beberapa kali terjadi perbedaan awal Ramadhan antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

Begitu juga dengan Ramadhan 1446 Hijriah, kemungkinan akan terjadi perbedaan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X