Minggu, 19 Juli 2026

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Hadiri Sertijab Gubernur Jawa Barat, Pendopo Bupati Semarak Karangan Bunga

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 21 Februari 2025 | 21:04 WIB
Sertijab Gubernur Jawa Barat dihadiri bupati dan walikota se-Jabar termasuk Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (Ist)
Sertijab Gubernur Jawa Barat dihadiri bupati dan walikota se-Jabar termasuk Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (Ist)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Hari pertama pasca dilantik, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya langsung menghadiri sertijab Gubernur Jawa Barat serta rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat yang digelar pada Jumat, 21 Februari 2025.

Pada hari yang sama Pendopo Bupati Ciamis semarak karangan bunga yang berjejer mengelilingi halaman pendopo. Sementara ruang kerja bupati juga terlihat sepi.

Agenda Bupati Ciamis Herdiat dalam rapat tersebut mendengarkan penyampaian pidato perdana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Jawa Barat, termasuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota se-Jawa Barat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Amazing! PSGC Ciamis Tekuk Persekabpas 3-2 dalam Laga Sengit di Stadion Galuh Ciamis

Kehadiran Bupati Herdiat menandai komitmen pemerintahan baru di Ciamis untuk berkolaborasi dengan pemerintahan provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

Sebelum agenda utama dimulai, dilakukan serah terima jabatan dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Mahmudin kepada Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih.

Dalam pidato perdana Gubernur Dedi Mulyadi, ia menegaskan komitmennya untuk fokus pada pembangunan sektor kesehatan.

Menurut Dedi, kesehatan adalah elemen fundamental dalam pembangunan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Baca Juga: BRI Dukung Program Makan Bergizi Gratis dengan Layanan Perbankan, Satu Langkah Dorong Inklusivitas Ekonomi Nasional

Ia menekankan, kesehatan bukan hanya sekadar urusan obat-obatan atau rumah sakit, tetapi juga mencakup pendekatan holistik dalam membangun manusia sehat.

“Kesehatan harus dipahami sebagai pembangunan manusia yang sehat secara menyeluruh. Ini adalah tahapan pertama dalam kerangka pembangunan,” ungkap Dedi Mulyadi dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Dedi mengkritisi paradigma materialistis yang memandang kesehatan sebagai bisnis semata. Ia menegaskan, pembangunan sektor kesehatan harus berfokus pada pencegahan dan pengembangan, bukan hanya pada pengobatan.

Dedi menambahkan, jika kesehatan dipahami hanya sebagai bisnis, maka nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara ini akan terdegradasi.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X