Selasa, 2 Juni 2026

1 Jam dari Bandung, Ada Museum Tempat Menyimpan Benda Bersejarah, Salah Satunya Mahkota Kerajaan Galuh Ciamis

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 28 Juli 2025 | 18:58 WIB
Mahkota Binokasih salah satu koleksi Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang (museumprabugeusanulun.org)
Mahkota Binokasih salah satu koleksi Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang (museumprabugeusanulun.org)

Baca Juga: 5 Spot Camping Populer di Ciamis yang Layak Dikunjungi, Bisa Menyatu dengan Alam, Cek Lokasi Lengkapnya

Koleksi Museum Prabu Geusan Ulun

Museum Prabu Geusan Ulun menyimpan banyak benda bersejarah sejak zaman kerajaan hingga masa kolonial Belanda.

Terdapat sejumlah lukisan di museum ini yang menceritakan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Sumedang.

Di antara lukisan yang ada di museum ini yaitu saat penyerahan pusaka Pajajaran kepada penguasa Sumedang Larang.

Baca Juga: 3 Tempat Wisata di Ciamis Ramah di Kantong, Tetap Seru dan Berkesan, Cocok Buat Liburan Tipis-Tipis

Selain itu ada juga lukisan tentang Peristiwa Cadas Pangeran, di mana Pangeran Soerianagara Koesoemaadinata IX bertemu dengan Gubernur Jendral Daendels dalam pembuatan jalan raya pos, yang terjadi pada 26 November 1811 hingga 12 Maret 1812.

Tak hanya itu, museum ini juga menyimpan benda bersejarah lainnya yaitu Mahkota Binokasih.

Berdasarkan naskah kuno Carita Parahiyangan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake dibuat oleh Sang Hyang Bunisora Soeriadipati untuk digunakan sebagai penobatan raja Galuh yang bernama Niskala Wastu Kencana.

Penobatan Niskala Wastukancana sebagai Raja Galuh/Kawali, di Ciamis, terjadi pada tahun 1371, sekaligus peresmiannya sebagai penerus dinasti Lingga Buana.

Baca Juga: Harga Tiket Mulai Rp5 Ribu, Inilah 4 Rekomendasi Wisata Air Terjun di Sumedang, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan

Lingga Buana adalah raja dari Kerajaan Sunda yang gugur dalam peristiwa Bubat saat menghadapi pasukan Gajah Mada dari Majapahit.

Di Museum Prabu Geusan Ulun juga terdapat sejumlah pusaka serta Kereta Kencana Naga Paksi.

Keberadaan museum ini tentu sangat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang sejarah masa lalu terutama yang terjadi di Sumedang.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X