Mama Rohel mulai terpengaruh oleh provokasi anak gadisnya.
"Abah kudu tepang Nyi, calon Adipati bisi teu apaleun Kepala Punggawa punya adat hese tepang. Bisa-bisa ini jadi peluang relawan kotak kosong Nyi," ujar Mama Rohel.
Baca Juga: Batik Ciamis Mulai Bangkit di Tanah Adat Lelehur Galuh
Mama Rohel membuka androidnya. Dia pun nge-WA ka kepala punggawa calon Adipati.
"Assalamualaikum pangersa, abi Abah Rohel, manawi aya waktos pengersa abah hoyong silaturahmi?"
Kring dijawab WA Mama Rohel. "Hapunten Abah, abi padat agenda teu tiasa tepang, manawi Bah sanes waktos nya Bah," tulis WA sang Punggawa.
Mama Rohel menghela nafas dalam, ternyata bener kata Nyi Imas.
"Model gini yang melahirkan relawan kotak kosong, jadi punggawa calon Adipati tidak bisa menampung suara orang yang tidak sehabitat," gumam Mama Rohel.***