Mama Rohel mulai terpengaruh oleh provokasi anak gadisnya.
"Abah kudu tepang Nyi, calon Adipati bisi teu apaleun Kepala Punggawa punya adat hese tepang. Bisa-bisa ini jadi peluang relawan kotak kosong Nyi," ujar Mama Rohel.
Baca Juga: Batik Ciamis Mulai Bangkit di Tanah Adat Lelehur Galuh
Mama Rohel membuka androidnya. Dia pun nge-WA ka kepala punggawa calon Adipati.
"Assalamualaikum pangersa, abi Abah Rohel, manawi aya waktos pengersa abah hoyong silaturahmi?"
Kring dijawab WA Mama Rohel. "Hapunten Abah, abi padat agenda teu tiasa tepang, manawi Bah sanes waktos nya Bah," tulis WA sang Punggawa.
Mama Rohel menghela nafas dalam, ternyata bener kata Nyi Imas.
"Model gini yang melahirkan relawan kotak kosong, jadi punggawa calon Adipati tidak bisa menampung suara orang yang tidak sehabitat," gumam Mama Rohel.***
Artikel Terkait
Ide Menu Rumahan, Tumis Terong Teri Enak, Gurih, dan Pedas, Intip Resepnya di Sini
Link Download Logo Hari Santri 22 Oktober 2024 File JPG dan PNG 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'
Insiden Tabrak Lari Gegerkan Warga, Mobil Nissan Livina Diamuk Massa Usai Tabrak Beberapa Pengendara Motor di Solo dan Sukoharjo
Batik Ciamis Mulai Bangkit di Tanah Adat Lelehur Galuh
4 Kecamatan di Klaten Terdampak Angin Ribut, Atap Rumah Rusah hingga Warung Angkringan Roboh
Ratusan Tenda Stand UMKM di Karanganom, Klaten Berantakan Diterjang Angin Kencang
Vario Hantam Jembatan Sorogenen di Jalan Jogja-Solo Sleman, Korban Jatuh ke Sungai dan Cedera Kepala Parah, Begini Kondisinya
Manjakan Wisatawan, Menparekraf Luncurkan TIC Digital Nusantara
Diterjang Angin Kencang, 2 Rumpun Bambu Besar Menimpa Rumah Warga Ceper, Klaten, Anak Pemilik Rumah Tertimpa Genteng, Begini Kondisinya
Polres Klaten Sosialisasi Operasi Zebra Candi 2024 di Pasar Gede