"Relawan sekitar 150 sampai 200, mereka hilir mudik, ada yang datang satu bantu-bantu sebentar lalu pulang, kemudian ada yang datang lagi, pulang lagi begitu. Ya karena kesibukan relawan juga ya," ucapnya.
Rumah milik Wagiyem ini memiliki ukuran 10 X 8 meter.
Hampir semua bagian rumahnya direnovasi karena kondisi yang sudah parah.
"Tembok-tembok yang sudah parah dirobohkan, tembok yang masih kuat tidak dirobohkan."
"Sebelah belakang, pinggir bagian utara itu dirobohkan."
Baca Juga: 5 Rekomendasi Warung Soto yang Wajib Dicoba Saat ke Klaten, Nomor 5 Topping Daging Sapi Melimpah
"Di sebelahnya itu tanah milik kakaknya, jadi untuk poisisi rumah juga di rubah agar kedepan tidak perlu merubah lagi, selain itu juga disesuaikan dengan lahannya."
"Sebelum direnov itu menghadap ke selatan, setelah direnov jadi menghadap ke timur, ke jalan," ucapnya.
Wagiyem juga mendapatkan bantuan lainnya berupa sembako hingga uang tunai.
Warga sekitar juga antusias dengan rumah baru Wagiyem yang sudah layak huni.
"Tanggapan warga luar biasa antusianya, ramai, disambut rasa haru, senang bercampur aduk."
"Ibu Wagiyem juga senang, sujud syukur setelah masuk ke rumah, nangis," tuturnya.