Minggu, 19 Juli 2026

Kisah Wagiyem Penjual Bubur Warga Ceper Rumahnya Dibedah Komunitas Info Cegatan Klaten ICK, Kini Tak Perlu Ngungsi ke Tentangga saat Hujan

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Senin, 16 September 2024 | 12:53 WIB
Rumah kuno milik Wagiyem, telah disulap oleh Komunitas Info Cegatan Klaten atau ICK, Minggu, 15 September 2024. (Istimewa/Portaloka.id)
Rumah kuno milik Wagiyem, telah disulap oleh Komunitas Info Cegatan Klaten atau ICK, Minggu, 15 September 2024. (Istimewa/Portaloka.id)

PORTALOKA.ID - Wagiyem, seorang warga Desa Kujon, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah ketiban rezeki nomplok.

Penjual bubur lemu itu kini tak perlu mengungsi ke tetangga saat turun hujan deras.

Rumah kuno miliknya, telah disulap oleh Komunitas Info Cegatan Klaten atau ICK, Minggu, 15 September 2024.

Rumah jadul yang sudah tidak layak huni itu, sudah dibedah oleh para relawan menjadi layak huni.

Baca Juga: Komunitas Info Cegatan Klaten ICK Bedah Rumah Milik Wagiyem Penjual Bubur Lemu Warga Ceper, Open Donasi Masih Dibuka

"Ya saya senang sekali, kalau dulu itu enggak bisa tidur kalau hujan, sekarang sudah bisa, Alhamdulillah," kata Wagiyem, saat ditemui Tim Portaloka.id.

"Pertama kali itu dikabari sama Mas Sugeng kalau rumah saya mau dibetulkan gitu, rumahnya juga dekat sini, tetangga," tambanhya.

Wagiyem memiliki 2 orang anak.

Anak pertamanya sudah bekerja sebagai kuli bangunan di luar kota.

Baca Juga: Kisah Kuli Bangunan di Prambanan, Klaten Ketiban Rejeki Nomplok, Rumah Gedeknya Disulap jadi Layak Huni, Kini Diatasnamakan Anaknya

Sedangkan anaknya yang kedua duduk dibangku SMA tinggal bersamanya.

Wagiyem berjualan bubur lemu dan sambal goreng untuk menyambung hidup.

Setiap harinya, ia membuat 75 bungkus bubur lemu.

Sebungkus bubur lemu dijual seharga Rp 2 ribu.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X