Oleh Bang Sufi
CIAMIS, PORTALOKA.ID - Tangan dingin Amas Muhammad Tamsis dalam membangun kesadaran berzakat rupanya membuahkan hasil.
Kepercayaan masyarakat mulai tumbuh dan meluas. Akhirnya setelah menggarap kalangan PNS, tahun 2017 mulai ke masyarakat.
"Supaya penghimpunan zakat maksimal hasilnya, kami merambah ke masyarakat Ciamis. Caranya dengan mengaktifkan kembali fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap desa," ujar Amas mengenang perjalanan dakwah berzakat.
Kala itu, kata Amas, masyarakat memandang UPZ hanya sebelah mata dan hanya mengurus zakat fitrah. Setelah ada perda Zakat, image itu dirubah bahwa UPZ itu berfungsi untuk penghimpunan zakat, infak dan sedekah.
Baca Juga: Ini Kado Baznas Ciamis untuk Hadiah Milad ke-4 Kampung Zakat Desa Panyingkiran Kecamatan Ciamis
"Kami menata ulang kelembagaan UPZ dan melakukan penyegaran pengurus agar bisa bergerak leluasa. Tiap hari kami mensosialisasikan program gerakan zakat di desa-desa," tambah Amas.
Sosialisasi gerakan zakat di tingkat desa mulai disambut positif oleh masyarakat. Para penggerak zakat di UPZ bergerak sinergis dengan aparatur pemerintah desa menghimpun zakat secara rutin.
"Dari 268 desa di Kabupaten Ciamis kini sudah mulai bergeliat, beberapa desa mampu mencapai target penghimpunan zakat. UPZ Desa semakin berkembang menjadi salah problem solving di desa," tambah Amas.
Tahun berganti gerakan zakat tak pernah berhenti. Amas terus merawat semangat para pengurus UPZ agar memperluas jaringan muzaki.
Baca Juga: Kisah Heroik di Balik Keberhasilan Baznas Kabupaten Ciamis-Part 1
Tak terasa lima tahun pertama Baznas telah berhasil memperkuat ekosistem zakat.
"Masyarakat yang semula tersendiri kini mulai menyalurkan zakatnya melalui Baznas. UPZ Komunitas dan UPZ Desa menjadi pasukan di garda depan. Zakat tidak lagi dianggap ibadah sampingan," ujar Amas.
Tangisan dan keringat bercucuran memperjuangkan Baznas di tataran lapangan. Banyak suka dan duka yang dialami para pejuang zakat apalagi masih ada masyarakat yang nyinyir. Ini jelas tantangan yang harus dilalui dengan kesabaran.
Artikel Terkait
Resep Indomie Ayam Jamur, Menu Praktis untuk Anak Kost, Intip Cara Membuatnya
Tinjau SPPG Wong Solo di Boyolali, Kepala Bappenas Sebut Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Luas Bagi Perekonomian
Penting! Ada Sanksi Bagi Peserta yang Lolos PPPK 2024 Tapi Mengundurkan Diri, Apa Saja?
Selain Penggunaan Materai, Inilah 6 Penyebab Peserta PPPK 2024 Dinyatakan Gagal Seleksi
Pengakuan Kakek Bejat di Klaten Tega Cabuli Tetangga Sendiri Bocah Kelas 6 SD di Kamar Mandi, Ada Bujuk Rayu Pakai Uang
Pemuda 24 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Pemancingan Ikan Jaladara Trucuk Klaten saat Berenang