Minggu, 19 Juli 2026

Panon Hideung: Simbol Kecantikan Wanita Sunda

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 10 Januari 2025 | 19:57 WIB
Ilustrasi - Lagu Panon Hideung, ekspresi kekaguman Ismail Marzuki terhadap gadis Sunda (Freepik/asier_relampagoestudio)
Ilustrasi - Lagu Panon Hideung, ekspresi kekaguman Ismail Marzuki terhadap gadis Sunda (Freepik/asier_relampagoestudio)

Kisah ini dikutip dari buku Sejarah Musik Indonesia (2008).

Baca Juga: Ngopi Sufi: Mama Rohel Protes Punggawa Adipati

Seperti apakah kecantikan Mojang Sunda?

Ciri wanita Sunda ideal menurut naskah Sanghyang Swawarcinta, meskipun di naskah tidak tertulis ini adalah sebuah standar tapi di naskah tertulis sebagai ketentuan.

Mangka nguni lamunna,
galepong bongsor geulis pawilis,
tidak ada padawala,
deumuk (pipi) ti(m)bun buuk,
doéh pa(ny)jang kwanéng,
caropwang puhu buluna.

Hapitan karawalea,
ceta baru(ng)két pwaék-pwaék,
ceta neuleum (m)alem-(m)alem,
ceta nyulagé beurang-beurang,
meubeur nuar neuleum nyangkuduan,
ngem(bang) (ka)puk ngembang gadung,
hari ini ngasumba,
ngela sepang ngangeun

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Botram di Ciamis, Cocok Buat Liburan Akhir Tahun Low Budget, Cek Lokasinya DI SINI!

Demikian pula jika jatuh pada anak perempuan,
menjadi gemuk dan sehat,
mulus tinggi cantik molek,

montok indah seperti daun muda,
ranum pipinya tebal rambutnya,
montok tinggi dan kuning,
kulitnya bersih tanpa bulu.

pandai menyongket di waktu gelap,
pandai neula pada waktu malam,
pandai memintal pada waktu siang,
meubeur, nuar, neuleum, nyangkuduan.

Baca Juga: Ngopi Sufi: Mama Rohel Marah-Marah

Begitulah narasi kecantikan yang digambarkan dalam Sanghyang Swawarcinta.

Berbahagialah mereka yang sempat reinkarnasi pengalaman Ismail Marzuki. Mereka yang mempersunting wanita Sunda bisa merasakan keindahan lagu Panon Hideung.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X