Minggu, 19 Juli 2026

Komunitas Info Cegatan Klaten ICK Bedah Rumah Milik Wagiyem Penjual Bubur Lemu Warga Ceper, Open Donasi Masih Dibuka

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 13 September 2024 | 13:40 WIB
Komunitas Info Cegatan Klaten (ICK) melakukan aksi sosial beda rumah warga tidak layak huni menjadi layak huni milik Wagiyem, warga Desa Kujon, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/Wulan KP)
Komunitas Info Cegatan Klaten (ICK) melakukan aksi sosial beda rumah warga tidak layak huni menjadi layak huni milik Wagiyem, warga Desa Kujon, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/Wulan KP)

"Kalau hujan mengungsi ke tetangga, atap bocor semua."

Baca Juga: Bos Angkringan yang Beri Kopi Lalu Gondol Honda CRF dan HP Milik Pria di Klaten Ternyata KTP-nya Editan

"Rumah itu kalau hujan banjir, air itu masuk, lantai rumah penuh air."

"Lantai terbuat semen, kondisi tembok juga sangat parah, miring."

"Tembok rumah itu perekat batu bata hanya dari ledok atau tanah liat," tutur Triyandra Saputra.

Selama proses renovasi, Wagiyem dan anaknya akan tinggal di rumah tetangga.

Baca Juga: Mahasiswi UMS Asal Manokwari Naik Vario Kecelakaan Tabrak Pikap Isuzu di Jalan Jogja - Solo Klaten, Korban Terpental dan Jatuh ke Jalan Raya

Kegiatan bedah rumah Wagiyen akan dilaksanakan pada Minggu, 15 September 2024 jam 07.00 WIB.

Namun, karena kondisi rumah yang sudah sangat parah, maka para relawan mulai mencicil merenovasi pada Kamis, 12 September 2024.

"Biasanya proses renovasi itu 1 hari langsung selesai."

"Ini nyicil dulu untuk memperkuat tembok, memperkuat pondasi," ucap Triyandra Saputra saat ditemui Tim Portaloka.id di lokasi, Kamis siang, 12 September 2024.

Baca Juga: Kisah Kuli Bangunan di Prambanan, Klaten Ketiban Rejeki Nomplok, Rumah Gedeknya Disulap jadi Layak Huni, Kini Diatasnamakan Anaknya

"Dicicil karena kondisi tembok cukup mengkhawatirkan, naik ke atap juga enggak berani karena di atas sudah sangat lapuk," tambahnya.

Sementara, untuk dana yang digunakan untuk pelaksanaan bedah rumah berasal dari relawan, swadana hingga open donasi di media sosial.

Dana yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah Wagiyem yakni sebesar Rp 40 juta.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X