Sebelum diperebutkan 8 gunungan hasil bumi dibawa ratusan warga dalam kirab budaya.
Peserta kirab berjalan kaki dari komplek Candi Sewu menuju komplek Candi Plaosan.
Rute kirab Festival Candi Kembar menempuh jarak sekita 1 kilometer.
"Ada delapan gunungan berisi macam-macam dari hasil bumi dan UMKM direbutkan bersama."
"Mereka rebutannya tidak nakal, artinya tidak dilempar, tapi mereka sudah membawa keresek,"
"Dibawa pulang dimanfaatkan dimasak dirumah," kata Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Kirab tersebut digelar untuk melestarikan seni budaya, mengangkat produk UMKM dan potensi wisata di sekitar Candi Plaosan.
"Harapannya tentunya bisa meningkatkan potensi wisata Desa Bugisan, bisa menambah pendapatan juga pemberdayaan UMKM serta melestarikan," tambah Sri Mulyani.
Dalam festival itu juga ditampilkan beragam pagelaran tari dan potensi seni budaya di wilayah setempat. ***
Artikel Terkait
Meriah! Ratusan Warga Berebut 3 Gunungan Buah, Sayur dan Nasi Tumpeng, Tradisi Bersih Desa di Trucuk, Klaten
Kemeriahan Ratusan Warga Desa Pokak, Klaten Berebut 3 Gunungan Hasil Bumi Tradisi Bersih Sendang Sinongko, Wujud Syukur Panen Melimpah
Resep Tumis Jagung Manis untuk Makan Siang Kumpul Keluarga Hari Minggu di Rumah, Bikinnya Gampag Sat Set dan Rasanya Enak
Terekam CCTV Detik-detik Gerombolan Pemotor Bawa Senjata Tajam Rusak Rumah Warga Gayamprit, Klaten, Pelaku Diduga Masih Anak-anak
4 Fakta Gerombolan Pemotor Bawa Senjata Tajam Rusak Rumah Warga Gayamprit, Klaten, Terekam CCTV hingga Pelaku Masih Anak-anak
Keseruan Kejuaraan Balap Traktor Nasional 2024 di Kebonarum, Klaten, 32 Pembalap Adu Cepat untuk Jadi Juara, Gaet Minat Milenial di Bidang Pertanian