PORTALOKA.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan program tes kemampuan akademik (TKA).
TKA dilatarbelakangi oleh kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu murid dari penilaian yang terstandar.
Adapun yang menjadi sasaran tes kemampuan akademik adalah semua murid kelas akhir pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK.
Kendati begitu, TKA ini sifatnya tidak wajib. Hanya murid yang siapa saja yang mengikuti tes kemampuan akademik.
Baca Juga: BRI Gelar Consumer Expo 2025 di Bandung, Hadirkan Suku Bunga KPR Ringan Mulai 2,40 Persen
Mata Pelajaran TKA SD dan MI
Karena bentuknya ujian, maka ada mata pelajaran yang diujikan.
Untuk jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ada dua mata pelajaran wajib yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
Berbeda dengan SMA, untuk jenjang SD dan MI tidak ada mata pelajaran pilihan yang diujikan.
Baca Juga: Link Simulasi TKA SMA, SMK dan MA GRATIS untuk Latihan Soal Tes Kemampuan Akademik
TKA Matematika
TKA Matematika SD/MI sederajat mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah (problem solving).
Muatan TKA Matematika SD/MI merujuk pada elemen kurikulum atau materi matematika yang dipelajari murid yang ada pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
Elemen ini meliputi:
Artikel Terkait
4 Fakta Pencurian Sepeda Motor Petani di Kretek Bantul Yogyakarta, Ternyata Korban Masih Tancapkan Kunci di Varionya
Cara Mudah Membuat Ayam Bakar Taliwang Khas Indonesia Timur Pakai Resep Chef Martin Praja
Kronologi Pikap Pengangkut Rombongan Pesepeda dari Sleman Yogyakarta Jatuh ke Jurang Sedalam 10 Meter di Kemalang Klaten
Diulas Lebih dari 2 Ribu Kali, Inilah 3 Rekomendasi Bubur Ayam Enak di Bandung, Referensi Buat Tempat Sarapan
Cari Tempat Sarapan di Garut? Ini 3 Rekomendasi Bubur Ayam Murah dan Ngeunah, Perut Kenyang Kantong Aman
Kronologi Pendaki Gunung Bawakaraeng Meninggal Dunia saat Peringati HUT RI ke-80, Basarnas Ungkap Penyebabnya