Mereka juga terkenal sebagai sosok yang baik di mata tetangga.
"Tidak ada (riwayat penyakit). Jadi kalau Mbak Indri (IM) itu warga asli, jadi saya tahu dari kecil. Tapi kalau yang kakung (suaminya) baru dua tahun di tempat saya. Itu baru hamil 7 bulan," ujarnya.
Budi melanjutkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.
Hal ini karena keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah keracunan AC.
"Jadi kalau yang kami terima, dari keluarga tidak mau diautopsi. Tapi kami tidak tahu kemungkinan nantinya apakah itu ditelusuri atau tidaknya," pungkas dia.
Diberitakan sebelumnya, sepasang suami istri ditemukan tewas dalam mobil di kawasan Magelang pada Senin, 17 Januari 2025 pukul 23.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP La Ode Arwansyah, mengatakan kejadian bermula saat pasutri tersebut memarkir mobil Hyundai warna hitam berpelat nomor AB 1003 NQ sejak pukul 18.00 WIB di TKP.
Saksi mengira, mereka sedang makan pecel lele.
Namun hingga pukul 23.30 WIB, mobil masih di posisi semula dengan kondisi mesin mati dan lampu menyala.
Warga curiga, lalu membuka pintu depan sebelah kiri dan mendapati seorang wanita rebahan di paha sang suami.
Sedangkan, si suami menindih di atas sang istri.
Baca Juga: Kepala BKPM RI 2014-2016 Franky Sibarani Dilantik Sebagai PAW Anggota DPR RI