Sesampainya di TKP, dari arah barat ada pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan ke arah timur dan berhenti di divider tengah.
Kejadian ini sontak membuat pengemudi truk berupaya menghindar ke kiri.
Namun spion masih saja membentur pejalan kaki.
Sehingga truk terus melaju ke kiri dan terguling di jalur sepeda motor atau jalur lambat.
"D kemudian meneruskan menyeberang ke timur, namun karena jarak sudah dekat truk berupaya menghindar ke kiri namun bagian spion kanan masih membentur D kemudian truk terus melaju ke kiri dan terjatuh di jalur sepeda motor sebelah timur," urainya.
3. Kondisi Korban
Fakta ketiga dari kecelakaan ini ada 2 orang terluka.
Sutarman mengatakan sopir terluka lecet dan pinggang nyeri. Kini sudah diperbolehkan untuk menjalani rawat jalan.
Sementara pejalan kaki lebih parah hingga harus menjalani perawatan di RS Queen Latifa.
Adapun kondisinya, D mengalami robek dan kepala memar.
"Sopir luka lecet dan pinggang nyeri menjalani rawat jalan. Sementara pejalan kaki pelipis robek dan kepala memar dirawat di RS Queen Latifa," ujarnya.
4. Penampakan Truk Usai Kecelakaan
Sutarman melanjutkan, kondisi truk tentu mengalami kerusakan pasca kecelakaan.