BANDUNG BARAT, PORTALOKA.ID – Viral seorang ASN golongan III di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) oleh istrinya sendiri.
Berita ini menggemparkan dunia maya usai sang kakak membagikan kondisi adiknya di akun Instagram pribadinya @adityaarthaz pada Sabtu, 18 Januari 2025.
“Tidak menyangka (KDRT) ini bisa terjadi di keluarga saya, adik saya sering kena KDRT oleh istrinya,” keterangan kakak korban.
Dalam postingan tersebut, sang kakak menjelaskan bahwa korban yang berinisial C telah menghilang sejak Sabtu, 18 Januari 2025.
Baca Juga: Flexing! Deddy Corbuzier Adu Nasib Sama Siswa Keracunan MBG: Gue Juga Pernah Keracunan
Korban diduga kabur dengan memanjat pagar usai keluarga melarang korban untuk lari pagi.
“Dan saat ini (Sabtu, 18 Jan 2025) hilang belum pulang, sejak ijin lari pagi, padahal kita sudah melarang tapi adik saya kabur dengan memanjat pagar,” ungkap akun Instagram @adityaarthaz.
Kasus penganiayaan ini terungkap oleh sang kakak, setelah mendapat laporan dari rekan korban yang menyatakan bahwa C tidak masuk kerja dari tanggal 10-14 Januari 2025 dengan alasan sakit.
Keluarga pun mendatangi rumah korban yang berada di daerah Ciparay, namun C dan istri tidak berada di rumah.
“Kami sekeluarga akhirnya datang ke rumahnya di Ciparay, tetapi dari siang sampai malam, adik saya dan istrinya tidak ada, hanya ada adik istrinya yang menunggu di rumah,” ungkap kakak korban di unggahan Instagramnya.
Pada Rabu, 15 Januari 2025, orang tua dan teman korban kembali mendatangi rumah korban. Mereka dikejutkan dengan kondisi wajah korban yang babak belur penuh lebam, mata berdarah, hingga rambut yang sudah pitak.
Pihak keluarga membawa korban pulang dan melapor ke Polsek Ciparay. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), akhirnya korban mengaku telah dianiaya oleh istrinya.
Hingga saat ini, belum dilakukan penahanan terhadap pelaku. Oleh karena itu, keluarga korban mengkhawatirkan pelaku akan menghilangkan barang bukti, kabur, ataupun menghubungi korban kembali.