berita

Aksi Pemberani Aipda Anditya Munartono, Gugur Usai Selamatkan Pengunjung Pantai Pangandaran Jawa Barat

Minggu, 5 Januari 2025 | 12:17 WIB
Upacara pemakaman Aipda Anumerta Anditya Munartono (Instagram @divisihumaspolri)

PORTALOKA.ID - Kabar duka tengah menyelimuti Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat.

Salah satu anggotanya, Bripka Anditya Munartono gugur usai menyelamatkan wisatawan yang nyaris tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasa Bripka Anditya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Bripka menjadi Aipda Anumerta.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Kapolri nomor Kep/13/I/2025 sebagai bentuk penghargaan dari institusi atas pengorbanannya dalam membantu masyarakat.

Baca Juga: Rumah Lansia di Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta Dilalap Si Jago Merah, Dapur dan Kandang Kambing Hangus Terbakar

Kapolsek Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono memimpin langsung upacara pemakaman Aipda Anumerta Anditya Munartono di Kampung Citeureup, Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, pukul 09.30 WIB.

"Almarhum adalah seorang personel yang berdedikasi tinggi, menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Kehilangan beliau adalah duka yang mendalam bagi keluarga besar Polri, khususnya Polres Tasikmalaya Kota," ungkapnya dalam amanat upacara pemakaman, Sabtu, 4 Januari 2025.

Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Aipda Anditya atas pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara.

Sebelumnya, Bripka Anditya bersama Bripka Wahyu yang tengah berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran melihat seorang wisatawan nyaris tenggelam pada Jumat, 3 Januari 2025 sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Update Pencarian Korban Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Congot Kulon Progo Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia

Keduanya pun berupaya menyelamatkan wisatawan, Sevina Azahra (14), namun ombak besar dan arus yang kuat menyebabkannya terseret lebih jauh.

Dalam peristiwa itu, Bripka Anditya dan Sevina berhasil diselamatkan menggunakan kapal nelayan.

Sementara Bripka Wahyu menyelamatkan diri menggunakan boogie board.

Setelah aksi penyelamatan itu, Bripka Anditya, Bripka Wahyu dan Sevina langsung dibawa ke Rumah Sakit Pandega, Pangandaran.

Halaman:

Tags

Terkini