berita

Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025, Menkeu Sri Mulyani: Jual Beli Saham Harusnya Mulai Diajarkan di Tingkat SD

Jumat, 3 Januari 2025 | 07:13 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta agar anak SD mulai diedukasi mengenai saham. (Instagram @smindrawati)

JAKARTA, PORTALOKA.ID - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawari meminta agar anak tingkat Sekolah Dasar (SD) mulai diedukasi mengenai saham.

Hal itu disampaikannya dalam Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025.

Dalam hal ini, dirinya mewakili Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

"Dulu waktu saya mahasiswa mulai diajari mengenai Bursa Efek Indonesia, paham mengenai jual beli saham."

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Prabowo Presiden Pertama yang Lihat Tutup Buku APBN: Itu Luar Biasa

"Sekarang seharusnya ini sudah mulai diajarkan bukan di tingkat mahasiswa lagi."

"Tapi bahkan di tingkat Sekolah Dasar sehingga mereka menjadi getting familiar dengan Bursa Efek," ujarnya di Jakarta pada Kamis, 1 Januari 2024.

Menurutnya, hal itu dapat diwujudkan melalui implementasi dalam sebuah kurikulum.

"Ini hanya bisa dilakukan kalau kita juga bersama-sama nanti masuk ke kurikulum."

"Bagaimana cara penyampaiannya dan bagaimana mereka merasa terbiasa dengan transaksi," jelasnya.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Menteri Keuangan Sri Mulyani: Dari Kenaikan Pajak 12 Persen Hingga Penghargaan Dunia

Tujuannya, tutur wanita kelahiran Lampung itu, agar saham yang diperjualbelikan berasal dari saham yang sehat.

"Agar saham-saham yang diperjualbelikan adalah saham-saham yang sehat.

"Yang berasal dari fundamental perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan tata kelola yang baik," jelasnya.

Lebih lanjut, hal itu dilakukan agar masyarakat nantinya tidak akan merasa dirugikan setelah membeli saham.

Baca Juga: Terungkap Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Kurang Mampu, Sri Mulyani: Negara Bantu Melalui Berbagai Instrumen

"Sehingga masyarakat tidak merasa bahwa mereka membeli sebuah surat berharga yang ternyata tidak berharga."

"Ini adalah tantangan kita semua," tegasnya.***

Tags

Terkini