berita

Polresta Banyuwangi Berhasil Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Korbannya, Jasad Korban Dibuang di Area Persawahan

Kamis, 2 Januari 2025 | 15:08 WIB
Ilustrasi - Polisi amankan 4 pelaku dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Banyuwangi, Jawa Timur (Pixabay/ToNic-Pics)

BANYUWANGI, PORTALOKA.ID - Polresta Banyuwangi telah berhasil menangkap empat orang remaja yang diduga menjadi pelaku kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan terhadap NH (16) yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa pengeroyokan terjadi di salah satu rumah pelaku di Dusun Krajan, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Kejadian itu berawal pada Sabtu, 28 Desember 2024, ketika sekelompok pemuda berkumpul di rumah salah satu pelaku.

"Mereka sedang pesta minuman keras dan pil terlarang. Korban NH yang hadir bersama temannya, terlibat cekcok dengan salah satu pelaku," ujar Kombes Pol Rama Samtama Putra, Kapolres Banyuwangi.

Baca Juga: Pria Loncat ke Sungai Winongo Bantul Yogyakarta, Polisi: Korban Keluar Sendiri dari Rumpun Bambu

Situasi memanas ketika salah satu pelaku memukul korban sampai tak sadarkan diri, hingga akhirnya meninggal dunia.

Kemudian jasad korban dibuang di area persawahan kebun naga menggunakan sepeda motor milik salah satu pelaku.

Selanjutnya, Polsek Tegaldlimo yang telah menerima laporan tersebut, langsung merespon dengan cepat dan menuju TKP untuk mengamankan barang bukti dan korban.

"Korban ditemukan dalam keadaan telanjang tanpa baju dan mengenakan celana dalam dan sarung," kata Iptu Sadimun, Kapolsek Tegaldlimo.

Baca Juga: Diduga Kehilangan Kendali, Suzuki APV Terguling ke Pekarangan Warga di Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta

"Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.

Dalam waktu kurang dari empat jam, kepolisian berhasil mengamankan para pelaku yang terlibat.

Dalam kasus ini, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku yang terdiri dari MAG(20), RSM(16), DH(15), dan DA(15), yang semuanya adalah warga Kecamatan Tegaldlimo.

Saat ini, kasus kekerasan tersebut masih terus didalami, untuk memastikan semua pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.***

Tags

Terkini