Petugas lantas mengikuti kedua bus pariwisata itu dan menghentikannya sebelum tersesat terlalu jauh.
Karena jalanan yang sempit dan tidak cukup ruang untuk putar balik, bus terpaksa harus mundur secara perlahan hingga 1 kilometer.
Sementara seluruh penumpang bus telah dievakuasi turun.
"Proses evakuasi berjalan lancar," kata Anom.
Ia mengatakan tidak ada kerusakan dan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Setelah berhasil keluar dari Hutan Tunggangan Wonogiri, selanjutnya bus dapat melanjutkan perjalanan menuju Pantai Klayar.
"Bus dapat melanjutkan perjalanan menuju Pantai Klayar lewat jalur Jalan Raya Jatisrono-Wonogiri-Giriwoyo-Pacitan," tambahnya.
Anom menjelaskan, sebenarnya Polsek Jatiroto bersama pemerintah Kecamatan Jatiroto sudah memasang rambu peringatan larangan bus melewati jalur tersebut.
Sebab, pernah terjadi kejadian serupa di lokasi yang sama.
Insiden bus pariwisata tersesat di Hutan Tunggangan Wonogiri ini menjadi pengingat bagi pengendara lain untuk lebih berhati-hati dalam memilih jalur perjalanan, apalagi melewati daerah pedesaan yang memiliki medan sempit dan berliku. ***