BOYOLALI, PORTALOKA.ID - Polisi Polres Boyolali, Jawa Tengah akan segera melimpahkan berkas tersangka pembakar santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darusy Syahadah ke kejaksaan.
"Pemberkasan sedang kita lakukan."
"Nanti segera setelah lengkap akan kita kirim ke kejaksaan."
"Tersangka berdasarkan fakta dan bukti ada satu orang, yaitu kakak dari salah satu santri yang kehilangan HP," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Joko Purwadi, Jumat pagi, 20 Desember 2024.
Iptu Joko Purwadi menceritakan kondisi korban SS (16) pasca dibakar hidup-hidup oleh tersangka GSD.
Korban SS ada jadwal perawatan pergantian perban pada kedua kakinya, Jumat pagi, 20 Desember 2024.
Iptu Joko Purwadi menyebutkan pihaknya juga masih mendalami soal hilangnya HP milik E, adik GSD.
Diberitakan sebelumnya, SS dibakar oleh tamu yang datang ke pondok pesantres, GSD, Senin, 16 Desember 2024.
GSD datang ke Ponpes Darusy Syahadah mengaku sebagai kakak dari santri berinisial E.
Saat itu GSD menyuruh E untuk memanggil SS yang dituduh mencuri HP.
SS mendatangi GSD di ruang tamu Ponpes dan terjadi dialog di antara mereka.
GSD menuduh SS mengambil HP milik E.