Saat itu, salah satu warga, T (42) sedang berbincang di sekitar rumahnya.
T mencium bau menyengat dari arah pekarangan milik W (44).
Setelah ditelusuri, H ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur sedalaman 3 meter.
Korban ditemukan tewas dalam kondisi sudah mengeluarkan bau tidak sedap.
3. Proses Evakuasi
Kapolsek Jogonalan, AKP Haryanto datang ke lokasi kejadian memastikan evakuasi korban berjalan lancar.
Polisi berkoordinasi dengan BPBD Klaten dan perangkat desa dalam proses penanganan mayat korban.
“Kami sudah melakukan pencatatan saksi, melaporkan kejadian kepada pimpinan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut."
"Dilakukan secara hati-hati guna memastikan korban dapat segera dievakuasi,” tegas AKP Haryanto.
“Kami memastikan proses evakuasi berjalan aman, lancar dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui kronologi kejadian,” kata Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Nyoto.
Baca Juga: Santri di Simo Boyolali Dituduh Mencuri HP lalu Dibakar oleh Tamu di Pondok Pesantren
4. Korban Sempat Dikabarkan Hilang
Iptu Nyoto mengatakan H dilaporkan hilang sejak mengikuti kegiatan tahlilan, Minggu malam, 13 Desember 2024.
Berdasarkan keterangan saksi, H pamit untuk buang air kecil di kebun namun tidak kembali.