Sementara itu Pusdalops BPBD Kabupaten Klaten, Indiarto mengatakan tawon yang menyerang warga bukan tawon vespa tetapi lebah hutan atau tawon Gung.
"Bukan tawon vespa affinis atau tawon vespa tapi lebah hutan atau tawon Gung."
Baca Juga: Dump Truk Pasir Hantam Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Sopir Sempat Terjepit 1 Jam
"Kalau sengatannya banyak cukup membahayakan, bisa menyebabkan kematian."
"Kalau dokter menyataan harus opnam biar opnam dulu, jangan pulang," kata Indiarto kepada Portaloka.id.
Tim BPBD dan Damkar belum bisa melakukan pemusnahan sarang karena koloni lebah masih berkeliaran di lokasi.
"Jumlahnya ratusan mungkin ribuan."
"Saat kami mengevakuasi motor para korban, lebah masih menyerang," ucapnya. ***