Ia juga menegaskan bahwa profesionalisme dan netralitas aparat harus menjadi prioritas utama selama bertugas.
"Polri sebagai aparat penegak hukum sekaligus pelindung masyarakat harus selalu siap mewaspadai setiap potensi gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan."
"Untuk itu, saya meminta rekan-rekan mempersiapkan diri dengan baik, fokus pada tugas pengamanan, dan menghindari tindakan kontra produktif yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Kapolres meminta agar seluruh komponen masyarakat dilibatkan melalui strategi Pemolisian Masyarakat (Polmas) untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif selama Pilkada berlangsung.
AKBP Warsono berharap proses pemungutan suara pada 27 November dapat berjalan aman, damai, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.
"Mari kita bekerja keras demi menjamin rasa aman masyarakat dalam menentukan hak pilihnya," pungkasnya.
Kesiapan personel gabungan dalam pengamanan Pilkada Serentak 2024 di Klaten menunjukkan komitmen aparat untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah.
Dengan pengawasan ketat dan kerja sama masyarakat, diharapkan proses demokrasi ini dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang dapat diterima semua pihak. ***