Namun, justru anggota polisi tersebut justru mendapatkan serangan.
"Ketika dua geng ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi. Kemudian dilakukan upaya melerai, namun ternyata anggota polisi dilakukan penyerangan hingga dilakukan tindakan tegas," kata Irwan.
Anggota itu kemudian melepaskan tembakan peringatan dan mengenai korban G yang merupakan anggota gangster Tanggul Pojok.
Korban terkena tembakan di bagian pinggul.
Oleh anggota polisi tersebut, korban kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang bersama beberapa anggota gangster Seroja, yang merupakan kelompok lawan korban.
"Ketika dibawa rumah sakit yang menolong dari kelompok lawan dari kelompok Seroja plus anggota kita itu. Jam 10.00 pagi kan belum diketahui identitasnya. Dari kelompok Seroja juga tidak mengenali," ujarnya.
Setelah diketahui identitasnya, pihak keluarga kemudian membawa jenazah korban ke kampung halaman ayahnya di Sragen untuk dimakamkan di sana.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Mobil Ertiga Seruduk Elf di Tol Semarang-Batang, 1 Penumpang Meninggal Dunia
Irwan mengatakan, sebanyak 12 orang telah dimintai keterangan dan empat orang dijadikan tersangka atas kasus tawuran antar dua gangster tersebut.
Pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata tajam.
Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memeriksa polisi yang melepas tembakan. ***