berita

Lewat Program Desa BRILiaN dari BRI, Kacang Nepo Sukses jadi Camilan Khas yang Diminati

Minggu, 24 November 2024 | 23:33 WIB
Berkat pemberdayaan BRI, Kacang Nepo sukses jadi cemilan khas yang banyak diminati. (Istimewa)

PORTALOKA.ID - Ada banyak cerita sukses yang dialami pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkat pemberdayaan dari BRI.

Dari awalnya produk mereka yang kurang begitu terkenal hingga akhirnya diminati banyak orang.

Seperti kisah Suparman, pengusaha "Kacang Nepo" asal Desa Nepo, Kecamatan Malusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Di Desa Nepo, menyimpan kekayaan alam yang melimpah. Namun, hasil bumi yang biasanya dijual mentah kini telah diolah menjadi produk siap konsumsi berkat inovasi dari Suparman, pengusaha lokal yang memproduksi camilan "Kacang Nepo".

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, Keripik Kentang Albaeta Asal Banjarnegara Ini Berkembang Pesat hingga Beromzet Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Kacang Nepo hadir dalam berbagai varian rasa unik, seperti kacang crispy, kacang sembunyi dengan gula pasir, kacang disco, kacang tempe, dan lainnya yang menghadirkan cita rasa gurih dan renyah.

Menurut Suparman, ide awal usahanya muncul pada 2022.

"Saya melihat banyak hasil bumi di desa ini dijual mentah ke luar, sehingga tercetus ide untuk mengolahnya agar punya nilai tambah bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Dengan kemasan awal yang sederhana, produk ini kemudian mendapat dukungan dari BRI melalui program Desa BRILiaN di tahun 2023.

Baca Juga: Juara Satu Provinsi Terbanyak Penduduknya, Ini 10 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang Warganya Paling Banyak

BRI memberikan pelatihan dalam bidang pemasaran, kemasan, hingga penggunaan teknologi digital.

Berkat pemberdayaan ini, produk Kacang Nepo kini tampil lebih menarik dan dikenal luas.

Program Desa BRILiaN dari BRI memberikan dampak signifikan bagi perkembangan usaha Suparman.

Pelatihan khusus dari BRI dan kolaborasi dengan Politeknik Pariwisata membantu Suparman meningkatkan kualitas produk, terutama pada aspek rasa dan pengemasan, sehingga lebih kompetitif di pasar.

Halaman:

Tags

Terkini