Namun hingga Selasa siang, keduanya belum pulang.
Saudara korban kemudian bergegas ke waduk dan tiba di sana sekitar pukul 14.30 WIB.
Sesampainya di waduk, ia menemukan perahu yang biasa digunakan korban mengapung di tengah waduk.
Perahu tersebut tidak ada yang menjaga hingga membuat saudara korban curiga.
Kecurigaannya bertambah saat ia melihat ada tas milik korban yang hanyut beberapa meter dari perahu.
Baca Juga: Jagara Eco Park, Tempat Wisata yang Lagi Hits di Kuningan dengan View Waduk Darma dan Gunung Ciremai
Melihat kondisi tersebut, ia berupaya mencari keberadaan Ngatijan dan anaknya.
Saudara korban lalu meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Tak lama kemudian ada seorang warga yang menemukan jaring ikan milik Ngatijan.
Warga pun terkejut melihat jasad Ngatijan saat menarik jaring ikan tersebut.
Ngatijan ditemukan tewas dengan kondisi kaki kanan terjerat jaring ikan.
Baca Juga: Detik-Detik 2 Remaja Putri Tenggelam saat Berenang di Air Terjun Viral di Media Sosial
Sedangkan, putranya, Syahrul ditemukan meninggal terapung di atas jaring ikan.