Staf Disporapar Wonogiri telat mendaftarkan atlet dan cabang olahraga (cabor).
Saat melakukan pendaftaran ternyata sudah melewati masa registrasi.
Akibatnya semua atlet tidak dapat mengikuti ajang Popda Jawa Tengah tersebut.
Joko Sutopo tak bisa menerima alasan staf Disporapar Wonogiri yang mengaku lupa dan telat mendaftarkan atlet.
Baca Juga: ART di Wonogiri Berkomplot dengan Pacar Kuras Perhiasan Emas Milik Majikan Senilai Rp 45 Juta
"Saya tidak bisa menerima alasan itu. Berarti ada fungsi kontrol yang tidak berjalan baik," ujarnya.
Menurut Joko Sutopo, 6 dari 8 cabor yang direncanakan ikut Popda Jateng tetap diberangkatkan.
Mereka bisa mengikuti pertandingan tetapi tidak bisa meraih juara alias sebagai penggembira saja.
Adapun 8 cabor yang rencananya akan diikuti kontingen Wonogiri di antaranya atletik, bulutangkis, karate, panahan, renang, taekwondo, pencak silat dan wushu.
Sedangkan 2 cabor yang memutuskan tidak ikut menjadi penggembira dalam Popda Jateng 2024 adalah cabor bulutangkis dan taekwondo. ***