MAGELANG, PORTALOKA.ID - Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk memberantas judi online.
Ia menilai, judi online sangat membahayakan, terlebih menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Retno Pinasti.
"Banyak yang kena adalah orang-orang berpenghasilan rendah, yang mencoba. Jadi kita harus benar-benar mencoba untuk berantas," katanya dalam sesi wawancara eksklusif bertajuk 'Prabowo Bicara' bersama Retno Pinasti yang dikutip Senin, 28 Oktober 2024.
Baca Juga: Kabar Gembira, Kini Transaksi Pakai BRImo Lebih Mudah, Cepat dan Aman dengan Fitur QRIS Transfer
Selain itu, Prabowo menyebut judi online telah membuat negara kehilangan dana hingga ratusan triliun rupiah.
"Ini sudah sangat membahayakan karena satu, kita sudah kehilangan banyak uang, ratusan triliun tiap tahun," tutur Prabowo.
"Ada taksiran bahkan sampai dengan Rp900 triliun, ini kan luar biasa ya," sambungnya.
Prabowo juga mengungkap dirinya sudah tahu dalang dari maraknya judi online di Tanah Air terdiri dari beberapa orang.
Baca Juga: Prabowo Muda Pernah Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie, Ini Kisahnya
Ia bahkan mengatakan sebagian dari mereka mengendalikan aksinya dari luar negeri.
"Saya kira aktor utama itu ternyata tidak 1-2 orang, beberapa orang, banyak di luar negeri dan sebagainya," ungkapnya.
Selain pemberantasan judi online, Prabowo juga membeberkan sejumlah visinya dalam wawancara khusus tersebut.
Beberapa di antaranya terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis, penegakan hukum hingga penanganan korupsi.***