"Benar ada kejadian itu di timur Klangon. Kejadiannya sekitar pukul 09.40 WIB. Itu pabrik mix beton," jelas Anton.
2. Kerusakan Mesin Silo Mirip Erupsi Gunung
Fakta kedua dari kerusakan mesin silo adalah efeknya mirip erupsi gunung.
Berdasarkan keterangan Anton, sekilas peristiwa bertaburannya debu pekat mirip asap erupsi gunung.
Lebih lanjut katanya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Tidak ada korban jiwa karena materialnya berbentuk halus seperti debu, ketika anjlok efeknya seperti asap erupsi gunung. Anjlok karena penampungnya rusak," ujarnya.
3. Pabrik Bantah Terdapat Material Semen
Perusahaan PT Varia Usaha Beton bantah dugaan adanya bahan semen di pekatnya debu bertaburan.
Kepala Plan PT Varia Usaha Beton, Camdani, mengatakan kejadian bermula saat pihaknya mengisi fly ash atau salah satu campuran dalam konstruksi beton.
Lalu mesin silo bermasalah hingga sebabkan kebocoran.
Alhasil fly ash turun ke bawah dan beterbangan karena adanya tiupan angin.
"Intinya di hari ini tanggal 22 Oktober tadi pagi, jam 09.30 WIB terjadi trouble pada saat pengisian fly ash. Akibat trouble tersebut akhirnya bocor, fly ash-nya turun ke bawah dan akhirnya debu dari fly ash-nya mabul kena angin beterbangan," jelas Camdani.
Ia mengatakan bukan semen yang terkandung dalam debu pekat.