Kondisi Oci lebih parah dibanding korban.
"Ternyata Rendy dan Oci kecelakaan di dekat jembatan Soko, Seloharjo Pundong. Terus di situ Oci kepalanya sobek dan Rendy hanya lecet di bagian tangan dan mukanya masih bersih," lanjut Novian.
3. Tersangka AOS Tuduh Korban Berikan Obat-obatan pada Kembarannya
Oci pun dilarikan kerumah sakit, oleh ibunya dan Rendy.
Rendy pun berniat untuk tanggungjawab merawat Oci.
Namun kembaran Oci, AOS tak terima dan menuduh Rendy berikan obat-obatan pada saudarannya.
Hingga dia mengajak teman lainnya ke rumah sakit dan memukuli korban.
"Saat di rumah sakit saudara kembar Oci mendatangi Rendy dan terlibat cekcok. Saudara Oci menuduh Rendy memberi obat-obatan ke Oci hingga akhirnya kecelakaan dan tidak terima motornya dipakai jatuh," ucapnya.
4. Pengeroyokan Terjadi 4 Tempat
Novian bilang pengeroyokan terjadi di 4 tempat berbeda.
Pertama di rumah sakit Santa Elisabeth di Jalan Kaligondang, Kalurahan Sumbermulyo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kedua di rumah tersangka BKS dekat TKP penemuan jasad.
Ketiga di tempat penggergajian kayu orangtua Oci.
Terakhir di jalan tembus Pundong-Parangtritis, Bantul, D.I Yogyakarta.