berita

Pak Guru TK Rudapaksa 19 Bocah Laki-laki di Bawah Umur di Sleman Yogyakarta, Terungkap Gegara Ada Video Asusila

Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:15 WIB
Ilustrasi salah satu korban Rudapaksa yang dilakukan pak guru TK di Sleman, D.I Yogyakarta (Freepik)

PORTALOKA.ID - Kasus Rudapaksa terjadi di kawasan Sleman baru-baru ini. Pelaku adalah guru TK dan korban mayoritas laki-laki Anak di Bawah Umur.

Hal ini terungkap dalam rilis kasus di Mapolsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Pelaku adalah seorang pria berinisial EDW alias Hendrik (29) warga Sleman, DIY.

Kapolsek Gamping AKP Sandro Dwi Rahadian mengatakan EDW sudah lakukan rudapaksa pada total 22 orang.

Baca Juga: Agya Rental Tabrak Lari Driver Gojek di Demak Ijo Sleman Yogyakarta, Pelaku Diamuk Massa hingga Mobil Hancur Lebur

"Pelaku bekerja sebagai outsourcing di taman kanak-kanak, mengajar seni juga tapi ngajarnya bebas."

"Pelaku berinisial E, laki-laki usia 29 tahun alamat Sleman," jelas Sandro.

Sandro bilang, 19 korban diantaranya masih berusia di bawah umur.

"Pelaku melakukan hubungan seksual menyimpang atau homoseksual dengan korban mayoritas anak. Total korbannya ada 22 orang, tiga korban usianya di atas 18 tahun," sambungnya.

Baca Juga: 6 Tips Pembubuhan e-Materai yang Benar Menurut Peruri, Bisa untuk Pendaftaran PPPK 2024

Sandro menuturkan kasus ini terungkap karena adanya kecurigaan salah satu orang tua korban terkait gelagat aneh anaknya.

Menurut Sandro, korban anak ini dalam 1 bulan terakhir tidak langsung pulang ke rumah setelah selesai sekolah.

Melainkan mengunjungi rumah pelaku terlebih dulu dengan teman-temannya.

"Akibat dari peristiwa tersebut dan pergaulan dengan pelaku selama 1 bulan terakhir ini korban mengalami perubahan sikap. Bahkan, setiap pulang dari sekolah korban sering tidak langsung kembali ke rumah, melainkan langsung main ke tempat tinggal pelaku bersama dengan teman-temannya," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini