Jokowi mengatakan, pembangunan Bendungan Leuwikeris menelan anggaran hingga Rp3,5 triliun.
Anggaran tersebut paling besar dibandingkan dengan puluhan bendungan yang telah diresmikannya.
Baca Juga: 3 Kolam Renang di Ciamis Ini Cocok Buat Isi Liburan Sekolah, Harga Tiketnya Murah Banget
"Alhamdulillah pada siang hari ini, Bendungan Leuwikeris yang dibangun sejak tahun 2016, berarti sudah 8 tahun, yang menghabiskan anggaran Rp3,5 triliun," kata Jokowi.
"Ini bendungan dari 44 bendungan yang sudah saya resmikan, ini adalah bendungan yang menelan biaya paling besar Rp3,5 triliun, biasanya Rp800 miliar, Rp1 triliun atau Rp1,5 triliun, ini sekalii Rp3,5 triliun," ujarnya.
3. Luas Genangan 243 Hektare dengan Volume Air 81 Juta Meter Kubik
Bendungan Leuwikeris termasuk salah satu bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) di bidang Sumber Daya Air.
Baca Juga: Serunya Liburan di Wahana Alam Parung, Destinasi Wisata Populer dan Lengkap di Tasikmalaya
Tujuan dibangunnya bendungan ini mendukung ketersediaan air dan ketahanan pangan nasional.
Luas genangannya mencapai 243 hektar, dengan volume tampung hingga 81 juta meter kubik.
"Kita harapkan ini manfaatnya betul-betul multifungsi, baik untuk air baku, baik untuk air irigasi, baik untuk pengendalian banjir dan juga pembangkit listrik," tutur Jokowi.
"Sudah dihitung ini dapat mengairi daerah irigasi seluas 11.200 hektar. Sangat besar sekali manfaatnya bagi para petani," tambahnya.
4. Terletak di Perbatasan Dua Kabupaten
Bendungan Leuwikeris yang dibangun di Sungai Citanduy terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.