berita

4 Fakta Perseteruan Sekolah Petra Surabaya dan RW Terkait Penutupan Jalan, Warga Minta Iuran Rp140 Juta

Jumat, 2 Agustus 2024 | 19:11 WIB
Gedung SMP Kristen Petra 3 Surabaya (Web SMP Kristen Petra 3)

PORTALOKA.ID - Polemik perseteruan Sekolah Petra Surabaya dan warga Manyar, Tirtomulyo masih berlanjut.

Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji juga gagal untuk melakukan upaya mediasi kedua belah pihak.

Kasus bermula dari penolakan sekolah Petra membayar kenaikan iuran sekuriti sejumlah Rp140.000.000 per bulan.

Kemudian warga disekitar gedung persekolahan menutup satu-satunya jalan akses ke sekolah.

Baca Juga: Perlakuan Reza Artamevia pada Thoriq Halilintar Dibocorkan Aaliyah Massaid Jelang Honeymoon, Apa Itu?

Berikut Portaloka.id sajikan 4 fakta perseteruan Sekolah Petra Surabaya dengan warga dikutip dari berbagai sumber:

1. Sekolah Petra Dapat Ancaman Warga

Pihak sekolah Petra mengaku dapatkan ancaman warga RW sekitar apabila tidak membayar iuran.

"Bertahun-tahun kami menerima ancaman, jalan akan ditutup," kata pihak sekolah Petra.

Ancaman itu terkait penutupan jalan. Di sisi lain jalan tersebut satu-satunya akses menuju sekolahan.

"Jalan di sana ditutup pak, padahal ini satu-satunya akses kami ke sekolah," lanjutnya.

Baca Juga: Ungkit Soal Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty, El Rumi Sebut Keduanya Alpha hingga Ungkap Perlakuan Orangtua

2. Warga Menaikkan Iuran

Sebelum konflik memanas, sekolah Petra rutin membayar iuran warga total Rp100.000.000 per bulan.

Halaman:

Tags

Terkini