Kamis, 4 Juni 2026

4 Fakta Perseteruan Sekolah Petra Surabaya dan RW Terkait Penutupan Jalan, Warga Minta Iuran Rp140 Juta

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 19:11 WIB
Gedung SMP Kristen Petra 3 Surabaya (Web SMP Kristen Petra 3)
Gedung SMP Kristen Petra 3 Surabaya (Web SMP Kristen Petra 3)

Artinya 4 RW di sekitar sekolah Petra masing-masing mendapatkan Rp25.000.000 per bulan.

Kemudian, warga menaikkan iuran menjadi Rp32.000.000 per bulan. Sekolah Petra pun masih menyanggupi.

"Awalnya (iurannya) Rp 25 juta, naik Rp 32 juta itu sekolah masih mau bayar."

Namun pihak sekolah merasa keberatan jika iuran dinaikkan lagi menjadi Rp35.000.000 per bulan di setiap RW nya.

"Dinaikin lagi jadi Rp 35 juta, sekolah enggak mau, keberatan," kata Armuji.

Baca Juga: Berani Diadu, Begini Resep Ayam Goreng Saus Madu Lezat Gurih Manis dan Legit, Bakal Jadi Favorit Si Kecil

3. Uang Iuran Antar Sekolah Berbeda

Pihak warga mengatakan ada dua sekolah di kawasan tersebut.

Namun tak dimintai iuran karena dianggap sekolah orang tidak mampu.

"Di sini ada pak 2 sekolah SD Muhammadiyah dan SDN Mulyorejo, tapi tidak pernah kami tarik iuran, karena kita tahu nggak pernah macet karena orang-orang nggak punya," kata ibu berkerudung hitam.

Dari ungkapan warga ini, sekolah Petra menilai warga melakukan diskriminasi terkait pendidikan.

"Nah diskriminasi. Kita sama-sama pendidikan bu," jawab pihak sekolah Petra.

Baca Juga: Sudah Prediksi Ronald Tannur Akan Divonis Bebas, Pengacara Dini Sera Beberkan 3 Fakta Perilaku Hakim di Persidangan

4. Armuji Sebut Iuran Belum Cocok Antara SMP Petra dan Warga

Armuji mengatakan perseteruan sekolah Petra dan warga dipicu soal ketidak cocokan uang iuran antar kedua belah pihak.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X