berita

Hore! Menpan RB Abdullah Azwar Anas Beri Sinyal Jadwal Seleksi CPNS 2024 Segera Diumumkan, Catat Waktunya

Selasa, 30 Juli 2024 | 14:50 WIB
MenPAN RB Abdullah Azwar Anas beri sinyal bahwa seleksi CPNS 2024 segera diumukan (Instagram @cpnsindonesia.id)

PORTALOKA.ID - Kabar baik bagi kamu yang ingin mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Baru-baru ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas memberi sinyal terkait dibukanya rekrutmen CPNS 2024.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa seleksi CPNS 2024 akan dibuka pada Juli 2024.

Namun, sampai akhir Juli 2024, pemerintah belum mengumumkan terkait rekrutmen CPNS.

Baca Juga: Kapal Berlayar! El Rumi dan Syifa Hadju Go Public, Maia Estianty Beri Komentar Lucu

Terkait hal itu, Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengaku ada kendala penentuan formasi.

Anas mengungkapkan faktor yang menjadi penghambat karena sejumlah kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah belum mengajukan formasi yang dibutuhkan.

"Ini (formasi) PNS sudah selesai verifikasinya, sudah 97 persen, yang CPNS, sehingga ini insyaallah dalam waktu dekat akan diumumkan, sekitar Agustus (2024) untuk rekrutmen CPNS," kata Anas usai Inspirational Session Anugerah ASN di Pusdiklat Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat, Senin, 29 Juli 2024.

"Kenapa ini mundur? Kami masih menunggu, ada K/L dan pemda yang belum mengusulkan, jadi kita tunggu dulu," tambahnya, dikutip Selasa, 30 Juli 2024.

Baca Juga: Kangen Burjo Semarang? Yuk Bikin Ayam Suwir Kol dengan Sambal Siram Bikin Merem Melek dan Keranjingan Tambah Nasi

Anas menuturkan, usulan dari kementerian atau lembaga tersebut harus diverifikasi.

Ia mencontohkan kadang ada usulan K/L dan pemerintah daerah yang tak sinkron.

Misalnya, Kemenpan RB meminta formasi auditor di posisi tertentu. Akan tetapi, Anas menyebut instansi terkait malah mengajukan formasi tenaga teknis.

"Padahal, tenaga teknis sudah kita kurangi karena nanti terdisrupsi digital. Di situlah kita perlu verifikasi yang diusulkan pemda dan K/L belum sesuai arahan Presiden (Joko Widodo), belum sesuai target prioritasnya," tegas Anas.

Halaman:

Tags

Terkini