berita

Datang dari Dunia Pendidikan, Imam Supandi Ungkap Hal yang Melatarbelakanginya Nyalon Jadi Wali Kota Malang

Rabu, 24 Juli 2024 | 22:59 WIB
Imam Supandi mengungkap hal yang melatarbelakanginya mencalonkan diri menjadi Wali Kota Malang. (Portaloka)

PORTALOKA.ID - Pendiri Yayasan Pondok Modern Babussalam Al Firdaus Karangploso, Kabupaten Malang, Imam Supandi mantap mencalonkan diri jadi Wali Kota Malang pada Pilkada 2024. 

Imam Supandi mengungkap sejumlah hal yang membuat hatinya tergerak untuk nyalon jadi Wali Kota Malang.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi, khususnya yang masih berkenaan dengan dunia yang digelutinya sehari-hari, yakni pendidikan.

“Sebetulnya, latar belakang saya bukan orang politik atau pemerintahan,” ungkap Imam Supandi saat ditemui AboutMalang.com di SMK Madani Indonesia Karangploso, Senin, 22 Juli 2024.

Baca Juga: Dapat Restu Sang Bunda, Gus Ibin Akhirnya Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024

Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Redaksi AboutMalang.com, Arvendo Mahardika, bermaksud memperkenalkan AboutMalang.com, salah satu mitra jaringan Promedia Teknologi Indonesia. Saat ini Promedia memiliki jaringan 1.132 media di seluruh Indonesia. Terdapat 120 media di Jawa Timur, dan 10 media di Malang Raya.

“Teman-teman tokoh pendidikan di Kota Malang, baik ulama, habaib, kiai, LSM, datang ke pondok saya, meminta saya maju, itu sudah setahun yang lalu,” lanjutnya.

Selama proses perenungannya, ia berkesimpulan bahwa kota sebesar Malang butuh ketegasan dalam pengambilan kebijakan, khususnya untuk image Malang sebagai kota pendidikan, industri, dan wisata.

“Saya mengamati dari beberapa wali kota ke wali kota, kok tidak ada perubahan yang signifikan baik di bidang pendidikan, pergerakan ekonomi, kesehatan, maupun bidang-bidang yang lain, padahal jargonnya Kota Malang adalah kota pendidikan, industri, dan wisata, kok 3 bidang ini malah kurang optimal dilaksanakan,” urai pria yang juga Kepala SMK Mahardika ini.

Baca Juga: Sugiri Sancoko Kembali Maju Pilkada 2024, Sosoknya Ternyata Mantan Jurnalis, Begini Tanggapannya Soal Perusahaan Media

Ia ingin membangun kembali image atau identitas Malang sebagai kota pendidikan, industri, dan wisata tersebut dengan beberapa penguat.

“Kota pendidikan yang bermartabat, punya akhlak dan etika, berkaitan juga dengan kota industri yang mumpuni dan komprehensif untuk meningkatkan ekonomi rakyat, kaitannya juga dengan kota wisata, wisatanya mana, ndak ada (yang optimal, red), semuanya selama ini ke Batu,” kata pria yang juga Wakil Ketua Umum Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI).

Padahal secara infrastruktur, Kota Malang sudah siap untuk menjadikan 3 identitas itu benar-benar berdampak dan menyejahterakan masyarakat.

“Sekarang sudah ada tol di Gribig, akses transportasi dari luar kota mudah,” ungkap Supandi.

Halaman:

Tags

Terkini