Baca Juga: Hidup di Negeri Dongeng dengan HTM Rp30 Ribu di Ibarbo Park, Wisata Jogja Terbaru Penuh Edukasi
"Kita klarifikasi, bahwa pada saat itu ambulans yang mau masuk ke depan Rumah Sakit Murjani, itu memang terhalang oleh warga," kata Erlan.
"Saking banyaknya warga, membludak, sehingga ambulans belum sempat masuk. Dan jarak dari pengawalan itu hanya kurang lebih 10 sampai 20," tambahnya.
Erlan pun menyayangkan sopir ambulans tidak menyalakan rotator tanda gawat darurat.
"Kami sayangkan juga bahwa sopir dari ambulans tersebut tidak menyalakan rotator. Sehingga dari jauh sebelumnya menyalakan rotator, sehingga bisa lebih diamankan untuk segera mendahului masuk ke rumah sakit," katanya.
Baca Juga: Resep Karedok Khas Sunda, Makanan Tradisional Terbuat dari Sayuran Mentah, Rasanya Bikin Nagih
Atas kejadian tersebut, Erlan mengaku akan melakukan evaluasi.
"Tentunya ini juga menjadi evaluasi kami pada saat nanti ada pengawalan atau pengamanan di lapangan terkait dengan VVIP, ini menjadi evaluasi untuk ke depannya supaya tidak terjadi kembali," tutupnya.***