berita

Bupati Klaten Hamenang Tiba di Gedung KPK, Penyidik Bawa Tong Biru yang Diduga Tempat Simpan Uang

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:05 WIB
KPK membawa tong biru yang diduga jadi tempat penyimpanan uang Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. (Ist)

PORTALOKA.ID - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Jumat, 16 Oktober 2026 pagi.

Kedatangannya itu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hamenang tiba sekitar pukul 07.00 WIB dengan pengawalan penyidik KPK dan terlihat mengenakan jaket dan topi hitam, kacamata, serta masker putih.

“Dari 9 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, di antaranya Bupati Klaten dan juga Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah. Sehingga total ada 10 orang, 9 dari Klaten, satu orang diamankan di Jakarta,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Baca Juga: Prabowo Lantik 7 Pejabat Baru, Kristomei Sianturi Pimpin BNPB

Selain Hamenang, petugas KPK juga membawa barang bukti berupa tong atau ember plastik berwarna biru yang diduga berkaitan dengan penyimpanan uang dalam perkara tersebut.

“Teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, wadah tersebut diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang yang berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki KPK.

“Ember atau tong tersebut diduga yang digunakan Bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang,” ucap Budi lagi.

Baca Juga: Duduk Perkara Kasus Bupati Klaten Hamenang dalam OTT KPK, Ada Uang Rp1 Miliar dan 20 Orang yang Diamankan

Dalam perkembangan terbaru, KPK menyampaikan bahwa barang bukti uang tunai yang diamankan dalam OTT tersebut mencapai sekitar Rp1,9 miliar.

Budi menjelaskan bahwa perkara yang menyeret Hamenang terkait dugaan penerimaan uang yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Selain itu, penyidik menelusuri dugaan pemberian uang kepada oknum di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berkaitan dengan proses audit.

Sementara itu, sebelumnya KPK mengungkapkan bahwa total 20 orang yang diamankan dalam operasi tersebut di wilayah Klaten dan Jakarta.

Halaman:

Tags

Terkini