berita

TNI AL Gandeng FKS Group Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut dan Kedelai untuk Perkuat Kemandirian Masyarakat Pesisir

Jumat, 10 April 2026 | 21:53 WIB
Pelatihan Olahan Hasil Laut dan Kedelai untuk Masyarakat Pesisir Cilacap dan Tegal, Kamis 9 April 2026. (Dok FKS Group)

PORTALOKA.ID-- TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pusat Teritorial Angkatan Laut atau Pusteral menggandeng FKS Group untuk memperkuat kemandirian masyarakat pesisir melalui pelatihan olahan hasil laut dan kedelai.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, mendorong nilai tambah produk lokal, serta membuka peluang ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir.

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki potensi hasil laut yang melimpah. Namun, sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk mentah dengan nilai tambah yang terbatas.

Di sisi lain, produk berbasis kedelai juga masih menghadapi tantangan inovasi dan diversifikasi. Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengolahan dan pengembangan produk agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Jaga Ekosistem Lingkungan, BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bank Sampah Bogor

Komandan Pusteral Laksma A. Agung Pryo Suseno menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam memberdayakan masyarakat pesisir.

"TNI Angkatan Laut tidak hanya berfokus pada pertahanan wilayah maritim, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," katanya.

"Melalui kolaborasi ini, kami mendorong masyarakat agar mampu mengolah potensi hasil laut dan kedelai secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga dapat memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus ketahanan wilayah,” imbuh Laksma A. Agung

Menurutnya, pogram ini merupakan bagian dari Sosialisasi Pengolahan Hasil Laut TA 2026 sebagai implementasi pembinaan potensi maritim (Binpotmar).

Baca Juga: KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Lanal Cilacap pada 7 April 2026 dan dilanjutkan di Lanal Tegal pada 9 April 2026, dengan melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dan masyarakat pesisir.

Sementara pelatihan yang diberikan mencakup pembekalan teori dan praktik, mulai dari demo masak, teknik pengolahan hasil laut, hingga pengembangan produk turunan kedelai sebagai alternatif sumber protein dan peluang usaha baru.

Program ini juga turut mendukung upaya penanganan stunting melalui edukasi pangan bergizi berbasis bahan lokal.

VP of ESG FKS Group Beatrice Susanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen ESG perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program FKS Empower.

Halaman:

Tags

Terkini