Tak berselang lama, korban berpamitan untuk membuang air kecil di seberang jalan.
Karena kondisi sedang hujan dan terdapat penampungan udara, korban berjalan mepet ke pinggir.
Saat itulah, korban secara tidak sengaja berpegangan pada tiang penerangan jalan untuk menjaga keseimbangan.
“Saksi mendengar korban sempat berteriak 'aduh' sebelum akhirnya terjatuh dengan posisi miring."
"Rekan-rekan korban yang melihat hal itu langsung berusaha menolong dan melarikan korban ke rumah sakit,” tambah Ipda Warsito.
Sesampainya di RS PKU Muhammadiyah Wiradesa, tim medis melakukan pemeriksaan intensif.
Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dokter menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Hasil pemeriksaan petugas medis mengkonfirmasi bahwa penyebab utama kematian adalah sengatan listrik.
Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia."
"Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga di Desa Kauman untuk proses pemakaman,” jelas Ipda Warsito.