berita

Menkes Keluhkan Mahalnya Harga Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:46 WIB
Menkes Budi Gunadi singgung mahalnya tiket pesawat ke Aceh saat rakor penanganan bencana Sumatera. (YouTube DPR RI)

PORTALOKA.ID - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ikut dalam rapat koordinasi penanganan banjir bersama pimpinan DPR dan para pihak terkait.

Dalam rapat tersebut, Budi menyoroti mahalnya harga tiket pesawat dari Jakarta ke Aceh saat mengirim tim medis untuk penanganan banjir.

Padahal, menurut keterangan yang disampaikan, jumlah tenaga medis yang dikirim dalam 2 minggu ada sekitar 700 hingga 800 orang.

“Relawan itu datangnya dari segala macem, contohnya dari Pemda, rumah sakit, fakultas kedokteran, Ikatan Dokter Indonesia,” ucap Budi dalam rapat yang digelar di Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Baca Juga: Merintis dari Rumah, UMKM Bumbu Kemasan Ini Ubah Kesulitan Menjadi Peluang Berkat Pemberdayaan BRI

Tiket Pesawat Mahal, Harus Masuk dari Malaysia

Budi mengatakan dalam proses mengirim tenaga medis, mereka menemui kendala mahalnya harga tiket pesawat menuju Aceh.

Oleh karena itu, untuk menekan biaya transportasi, tim medis harus memutar melewati Malaysia karena harga tiket yang lebih murah.

“Karena kita, yang penting jalan kan, kita kirim lewat Malaysia, karena murah tuh kirim lewat Malaysia. Tiketnya bisa Rp2 juta, Rp3 juta,” akunya.

Rute tersebut, menurutnya menjadi salah paham karena banyak yang mengira tim medis dengan rompi biru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah relawan Malaysia.

“Masuk tuh relawan Kemenkes tuh 400 dari Malaysia dengan baju biru-biru kayak gini, keluar di IG, ‘Alhamdulillah relawan kesehatan Malaysia datang,’ jadi kan kita juga jadi enggak enak gitu disangkanya,” terangnya.

Baca Juga: TERUNGKAP! Bukan Rp150 Juta, Biaya Pembuatan Sumur Bor di Aceh yang Kedalaman Mencapai 89 Meter Ternyata Segini

Nego Harga Tiket Khusus untuk Relawan

Mengenai harga tiket, Budi lantas mengajukan pengurangan harga khusus untuk para relawan yang datang ke Sumatera.

Halaman:

Tags

Terkini