Teknik lowering system biasa diterapkan dalam operasi vertical rescue dengan memakai tandu basket.
Proses pengangkatan jenazah menggunakan sistem 3:1 dan penurunan jenazah 4:1.
Baca Juga: Kronolgi Lengkap Kecelakaan Toyota Rush vs Isuzu Panther di Ngadirojo Wonogiri, 2 Orang Terluka
Sistem penurunan tersebut membagi beban menjadi 4 sehingga lebih ringan.
"Kita menggunakan sistem lowering dalam penurunannya."
"Kita memakai tandu basket karena jenazah tidak mungkin dimasukkan ke dalam peti."
"Karena ukurannya terlalu besar, dengan berat badan kurang lebih 200 kilogram," kata Matias Andri, Senin, 5 Januari 2026.
Ada 12 personel yang diterjunkan untuk proses pemakaman tersebut.
Petugas tidak mengalami kendala saat proses pemakaman. ***