Tidak hanya fokus pada fase tanggap darurat, BRI juga berperan aktif dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.
Hal ini diwujudkan melalui pengiriman ratusan Relawan Tanggap Bencana BUMN yang bertugas membantu kelancaran penyaluran bantuan, mendukung operasional di lapangan, serta terlibat langsung dalam proses pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Hingga Akhir Maret 2025 untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Hery menambahkan, komitmen BRI dalam membantu pemulihan bencana Sumatera tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pemulihan jangka menengah dan panjang di wilayah terdampak bencana.
Melalui program BRI Peduli, BRI akan terus berkontribusi secara berkelanjutan guna membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi.
Komitmen tersebut antara lain dengan melakukan renovasi fasilitas pendidikan, puskesmas, dan layanan publik serta perbaikan sistem air bersih dan sanitasi yang akan difokuskan di wilayah Provinsi Aceh.
Selain itu, BRI akan melakukan renovasi sekolah dasar/negeri dan puskesmas yang terdampak bencana serta perbaikan sarana air bersih dan sanitasi komunal yang akan difokuskan di Provinsi Sumatera Utara.
BRI juga akan melakukan perbaikan dan renovasi ruang kelas sekolah, fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rehabilitasi drainase serta akses jalan lingkungan yang akan difokuskan di Provinsi Sumatera.
Sebelumnya pada fase tanggap bencana, BRI pun telah menyalurkan bantuan yang meliputi pendirian Posko Bencana, survival kit, sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, kasur dan selimut, perahu karet, perlengkapan bayi, air mineral, peralatan kebersihan, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya.
Hingga 18 Desember 2025, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah terdampak bencana, yang didukung oleh 5 unit posko darurat bencana.
Posko-posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi, distribusi bantuan, serta layanan kemanusiaan guna memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.