berita

Jogja hingga Denpasar Diprediksi Jadi Tujuan Wisata Akhir Tahun, Pergerakan Masyarakat Diprediksi Capai 119,5 Juta Jiwa

Selasa, 2 Desember 2025 | 20:25 WIB
Puncak arus mudik Nataru diprediksi 24 Desember (Freepik/freepik)

"Termasuk juga alat angkutnya, untuk dilakukan ramp check dan ramp check telah dimulai sejak beberapa minggu yang lalu atas perintah dari Pak Menteri Perhubungan (Dudy Purwagandhi)," terang Antoni.

Ia juga menjelaskan adanya kebijakan diskon tiket pesawat. Meski bukan diskon langsung pada tarif dasar, potongan diberikan pada komponen-komponen pembentuk harga tiket.

"Untuk udara ini juga akan ada diskon tiket. Namun tidak langsung kepada harga tiket, tetapi dibebankan kepada beberapa komponen dari tiket pesawat sebesar 13-14 persen, termasuk PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), harga bahan bakar, dan juga pajak jasa penumpang maupun pajak pesawat udaranya," ujarnya.

Baca Juga: Serunya Camping di Bukit Seroja Wonosobo, Spot Terbaik Menikmati Sunrise dan Sunset

Jakarta Timur jadi Kota Asal Terbesar

Dalam paparannya, Antoni juga menyebut daerah asal dan tujuan perjalanan dengan prediksi jumlah pemudik terbesar.

"Kota tujuan dan kota kota asal, 5 tertinggi adalah Kota asal adalah Jakarta Timur, Bekasi termasuk Bogor, Surabaya dan Makassar," ungkapnya.

Sementara itu, untuk kota tujuan, sejumlah daerah wisata dan pusat kegiatan masyarakat masih menjadi favorit.

"Tujuan kota-kota besar termasuk Jogja, Bandung, Malang, Bogor dan Denpasar," imbuhnya.

Baca Juga: 5 Wisata Kids Friendly di Klaten Jawa Tengah untuk Liburan Natal dan Tahun Baru 2026, HTM Ada yang Cuma Rp 5 Ribuan, Piknik Yuk!

Antoni kembali menegaskan prediksi puncak perjalanan pada masa libur panjang tersebut.

“Dipresdiksi akan terjadi lonjakan puncak arus pergi itu di tanggal 24 Desember 2025 dan hasil survey mengatakan masyarakat sekarang cenderung berpergian di pagi hari,” tuturnya.

"Kemudian untuk puncak arus balik akan terjadi di hari Jumat tanggal 2 Januari 2026," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini