CIAMIS, PORTALOKA.ID - Laksana Community sebuah wadah arisan belanja di Kabupaten Ciamis kini memasuki usia ke-7.
Untuk memeriahkan acara ulang tahun tersebut, panitia menggelar Mager Fun Run, Senam Kreatif dan pameran kendaraan modifikasi pada Minggu, 30 November 2025 di halaman Islamic Center Ciamis.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Wikky Hendawan mengatakan, untuk memeriahkan ulang tahun ke-7, Laksana Community membagikan berbagai hadiah menarik bagi peserta juara dalam lomba Mager Fun Run dan Senam Kreatif.
"Bagi peserta loma, kami sediakan hadiah untuk peserta lomba Mager Fun Run dan Senam Kreatif. Alhamdulillah peserta yang mayoritas perempuan tersebut terlihat antusias," ujarnya.
Baca Juga: Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Ciamis 2025 Berlangsung Meriah, Ini Daftar Juaranya
Menurut Wikky, kehadiran Laksana Community ikut mendongkrak ekonomi perempuan Ciamis. Pasalnya bisnis yang dijalankan Laksana Community berbasis perempuan.
"Ada ribuan grup arisan belanja yang bergabung dalam wadah Laksana Community. Ini memberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan," tambah Wikky.
Owner Laksana Community, Jejen Jaelani menambahkan, tujuan didirikannya Laksana Community adalah untuk memberdayakan kaum perempuan yang ingin mendapatkan penghasilan.
"Bisnis dengan sistem arisan belanja ini tidak membutuhkan modal besar. Apapun kegiatan dan aktifitas seorang perempuan dia bisa menjalankan arisan belanja tanpa ribet. Para pemenang arisan bisa membeli semua produk yang kami sediakan," ujar Jejen.
Baca Juga: Tips Memasakan Asam Asam Daging Segar Gurih Lezat Menggugah Selera, Ini Dia Resep Masaknya
Dikatakan Jejen, Laksana Community kini telah berkembang di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat. Ada ribuan kaum perempuan yang bergabung membangun jaringan arisan belanja.
"Suka duka membangun jaringan arisan belanja tentu banyak. Tapi yang kami syukuri, Laksana Community telah berkontribusi mendorong perempuan berdaya. Insyaallah puncak peringatan HUT ke-7 akan kami gelar di Kabupaten Garut," tambah Jejen.
Ditanya soal error system arisan, Jejen mengatakan, tingkat margin error di angka 2 persen. Secara bisnis tetap aman dan tidak berdampak terhadap arus kas keuangan.